Jepang Akan Longgarkan Pembatasan Covid-19 November Mendatang, Vaksinasi Harus Capai Target

11 September 2021, 07:30 WIB
Jepang Akan Longgarkan Pembatasan COVID-19 November Mendatang, Vaksinasi Harus Capai Target /cplz99atcsnilyk / 50 images/Pixabay

DENPASARUPDATE.COM – Pemerintah Jepang sedang siapkan skema pelonggaran pembatasan untuk perjalanan, acara publik maupun jam operasional toko/restoran pada November mendatang.

Skema akan dilakukan jika sebagian besar populasi masyarakat di Jepang telah melakukan vaksinasi mencapai jumlah target yang diminta.

Jepang rupanya masih harus mati-matian mencegah penularan virus Covid-19 yang lebih menular hingga telah memberlakukan status darurat corona di 21 dari 47 prefektur.

Baca Juga: Ketemu Koster, Luhut Beri Sinyal Turunkan Bali ke Level 3, Ini Sebabnya!

Saat ini Pemerintah Jepang masih akan memperpanjang status darurat corona hingga 30 September di Tokyo dan 18 prefektur lainnya karena masih mengalami lonjakan pasien infeksi Covid-19.

Pelonggaran sendiri akan melihat situasi dan kondisi cakupan tingkat vaksinasi dalam wilayah tersebut. Masyarakat diminta untuk menahan diri melakukan perjalanan lintas prefektur.

Namun tetap diijin jika mendesak dengan menunjukkan syarat perjalanan seperti, regimen vaksin dan surat negatif Covid-19.

Baca Juga: Epidemiolog dari Australia Ini Ungkap Cara Pencegahan yang Efektif dari Bahaya Covid-19 Varian Mu

Hal ini dinilai dapat menurunkan resiko penyebaran virus, sehingga vaksinasi penuh dan hasil uji negatif akan semakin memungkinkan dilakukannya pelonggaran pembatasan.

Selain itu, Pemerintah Jepang juga akan melonggarkan acara publik yang akan dibatasi hingga 5000 orang jika kondisi memungkinkan.

Meski demikian rencana yang ditarget Pemerintah Jepang dapat dilakukan pada bulan November, menuai tanggapan prihatin dari para tim medis karena dianggap masih terlalu dini.

Baca Juga: Langgar Gencatan Senjata, Serangan Pasukan Rusia-Rezim Assad Suriah Tewaskan 61 Warga Sipil & Hancurkan Masjid

Namun PM Yoshihide Suga menyatakan pemerintah akan terus cermat dalam melihat keadaan dan mengambil keputusan.

Jumlah kasus Coronavirus baru yang dilaporkan di Jepang pada hari Jumat terus menurun. Sesaat ketika pemerintah memperpanjang keadaan darurat di banyak bagian negara, termasuk Tokyo dan Osaka.***

Editor: Rudolf Arnaud Soemolang

Sumber: Reuters

Tags

Terkini

Terpopuler