Ada Pabrik Narkoba Hingga Kebun Ganja Hidroponik, Pihak Pengola Villa Klaim Tak Terlibat, Ini Faktanya!

- 12 Mei 2024, 23:25 WIB
Pengacara dai Brotherhood untuk Sunny Village Setyo Edi M.M., SH saat memberikan keterangan resmi kepada awak media
Pengacara dai Brotherhood untuk Sunny Village Setyo Edi M.M., SH saat memberikan keterangan resmi kepada awak media /ALIT BINAWAN

DENPASARUPDATE.COM – Beberapa waktu lalu, Mabes Polri melakukan penggerebekan di salah satu villa di kawasan Desa Tibubeneng, tepatnya di salah satu villa yang ada di Sunny Village.

Villa nomor 6 tersebut digerebek karena digunakan sebagai pabrik narkoba oleh diduga empat yang berasal dari Ukraina dan Rusia.

Diantaranya adalah saudara kembar Volovod Nikita dan Volovod Ivan. Tim gabungan dari Drektorat Reserse Narkoba Mabes Polri, Dit Narkoba Polda Bali, dan Satres Narkoba Polres Badung masih melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Di villa tersebut, terdapat basement dan berisi tanaman ganja hidroponik. Selain itu, ada juga mesin pembuat sabu dan ekstasi.

Dengan kejadian ini, PT Bali Dreamhouse Management dan PT Sunny Development Group sebagai Pihak manajerial operator serta pemasaran, akhirnya angkat bicara.

Melalui Brotherhood sebagai legal manajemen villa tersebut mengaku jika villa tersebut disalahgunakan oleh Pihak penyewa.

Perlu diketahui, PT Bali Dreamhouse Management baru mulai mengelola kompleks villa tersebut sejak Juli 2023.

Bahwa Pembangunan unit yang disalahgunakan tersebut diatas adalah sepenuhnya

tanggung jawab pribadi si penyewa atau pelaku,” terang kuasa hukum dari Brotherhood Setyo Edi M.M., SH, diamini oleh Yulianto, SH.

Halaman:

Editor: Tegar Putra Jaya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah