Menparekraf Sandi Usulkan Pinjaman Sebesar Rp 9,9 Triliun Pemulihan Pariwisata Bali

- 31 Januari 2021, 15:35 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno /Instagram

DENPASARUPDATE.COM – Sudah tiga hari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berkantor di Bali, sudah ada beberapa gagasan dan program yang ia ingin wujudkan untuk memulihkan pariwisata di Bali, salah satunya adalah mengajak para pelaku usaha dan profesional bekerja di Bali.

Sandiaga Uno mengatakan bahwa Pulau Dewata sekarang ini tengah mengalami penurunan ekonomi hingga minus 12 persen menurutnya harus didukung guna membuka kembali lapangan kerja dan menggerakkan perekonomiannya.

“Bali yang tengah mengalami penurunan ekonomi hingga minus 12% harus didukung oleh pemerintah pusat untuk membuka kembali lapangan kerja dan menggerakkan lokomotif perekonomiannya,” tulis Menparekraf Sandiaga Uno.

Baca Juga: Tidak Perlu Antri, SKCK Ternyata Bisa dibuat Online, Catat Syarat dan Ketentuannya!

Kali ini Sandiaga Uno mencoba mengusulkan pinjaman lunak Rp9,9 triliun melalui penempatan uang negara diperbankan lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai upaya dalam pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau Dewata, Bali.

“Pinjaman Lunak bagi Pelaku parekraf dalam membuka kembali lapangan kerja,” Hal ini ia unggah di postingan akun instagram @sandiuno miliknya pada 30 Januari 2021.

Sebelumnya, dalam unggahan akun Instagramnya, Sandiaga Uno juga sempat mengunggah moment saat ia berkunjung ke The Keranjang Bali sebagai salah satu pusat oleh-oleh terbesar di Bali.

Sandiaga Uno memberikan apresiasi karena tempat ini mampu membuka begitu banyak lapangan kerja. Ditambah barang-barang yang ditemukan disana adalah produksi dari berbagai UMKM di Pulau Bali.

“Inilah bentuk dari Kolaborasi. Pemilik pusat oleh-olehnya untung, UMKM-nya juga mendapat untung”. Tulis Menparekraf Sandi.

Disisi lain Sandiaga Uno juga mengatakan bahwa pihaknya kali ini masih mengkaji konsep program Free Covid-19 Corridor (FCC) untuk diterapkan di Pulau Dewata sebagai salah satu upaya mendatangkan wisatawan mancanegara yang telah memenuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: KEREN! Jadi Kawasan Zero Covid-19, Bendesa Terunyan Ungkap Rahasia Ini, Salah Satunya Ada Unsur Gaib

“Terkait program FCC (Free Covid-19 Corridor) kita masih mengkaji konsepnya untuk diterapkan di Bali sebagai salah satu upaya mendatangkan wisatawan mancanegara yang telah memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan WHO,” tulis Sandiaga Uno.***

Editor: M Hari Balo


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah