PSI Sebut Anies Baswedan Boros Anggaran Pengadaan Lahan Makam Covid-19, Diduga hingga Rp3 Miliar

24 Agustus 2021, 06:10 WIB

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian menyampaikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta melakukan pengadaan tanah makam Covid-19 menggunakan APBD-Perubahan tahun 2020 sebesar Rp71,24 miliar di Jalan Sarjana, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. . Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan pengadaan tersebut lebih mahal Rp3,33 miliar. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kata Justin meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan persoalan ini kepada publik. . Justin menjelaskan, mulanya anggaran pengadaan tanah sudah dihapus karena APBD defisit akibat pandemi Covid-19. Akan tetapi, PSI heran mengapa tiba-tiba Anies Baswedan meminta anggaran Rp219 miliar untuk pengadaan tanah makam Covid-19, sementara sebenarnya Pemprov Jakarta masih memiliki banyak tanah. . Sayangnya lagi, saat terjadi dugaan pemborosan anggaran Rp3,33 miliar pengadaan tanah makam Covid-19 tersebut, Anies Baswedan belum memberikan jawaban. . "Beliau malah seolah lari dari tanggung jawab. DPRD sudah mempertanyakan di rapat Paripurna, tapi tidak juga dijawab Pak Gubernur," tuturnya.

Video Lainnya

Terpopuler

Kabar Daerah