Nadine Wijaya, Anak Legenda Sepak Bola Bali Ini Berjaya di Basket, Raih MVP dan Bawa SMP 8 Juara Rektor Cup

- 26 Maret 2024, 06:00 WIB
Pelatih Bali United U20 I Made Pasek Wijaya dan Indah Wijaya, berfoto bersama dengan sang anak Nadine Wijaya usai mengantarkan SMPN 8 Denpasar raih juara Undiknas Rektor Cup 2024 sekaligus sabet MVP
Pelatih Bali United U20 I Made Pasek Wijaya dan Indah Wijaya, berfoto bersama dengan sang anak Nadine Wijaya usai mengantarkan SMPN 8 Denpasar raih juara Undiknas Rektor Cup 2024 sekaligus sabet MVP /Pasek Wijya For Suara Merdeka Bali

BALISUARAMERDEKA - Keluarga I Made Pasek Wijaya tidak jauh-jauh dari dunia olahraga.

Pasek Wijaya saat masih menjadi pesepakbola, mengantarkan Timnas Indonesia meraih perunggu di SEA Games 1989, Malaysia.

Saat menjadi pelatih, ia sempat menjadi juara Piala Presiden bersama Arema Cronus. Saat itu, Pasek Wijaya menjadi asisten pelatih.

Di Bali United, ia menjadi runner up Liga 1 2017 yang saat itu dinahkodai Widodo Cahyono Putro.

Lalu di EPA Liga 1 2021, Pasek Wijaya meraih prestasi tertinggi bersama Bali United U18. Berhasil menjadi juara setelah menumbangkan Persib Bandung yang saat itu jadi tuan rumah.

Lalu anaknya I Made Andhika Wijaya menjadi tumpuan di bek tengah Bali United. Ia kembali mendapatkan kepercayaan Pelatih Bali United Stefano Cugurra.

Andhika juga menciptakan sejarah dengan back to back champion di Liga 1 2019 dan Liga 1 2021/2022.

Sekarang adiknya juga mengikuti jejak Andhika Wijaya. Adalah Nadine Wijaya. Namun tidak terjun di dunia sepak bola, tetapi di dunia basket.

Gadis 13 tahun tersebut membantu Tim Basket Putri SMPN 8 Denpasar meraih juara Undiknas Rektor Cup 2024 yang berlangsung di GOR Ngurah Rai Denpasar.

SMPN 8 berhasil menumbangkan SMPN 1 Denpasar dengan skor 23-36. Menariknya, Nadine Wijaya meraih MVP di turnamen kali ini. 

Nadine yang berposisi sebagai center SMPN 8 Denpasar tersebut, mengunguli pemain lainnya. Di final, ia mampu mencetak 15 poin atau hampir separuh poin SMPN 8 Denpasar.

Pasek Wijaya jelas bangga dengan anak keempatnya tersebut. "Sebagai orang tua, jelas saya sangat bangga," bebernya.

"Kalau dikatakan, Nadine ini baru bermain basket sejak kelas VII SMP. Sekarang dia sudah bisa raih gelar MVP," tambahnya.

Jika prestasi ini terus dipertahankan, bukan tidak mungkin Nadine Wijaya bisa menjadi tumpuan Tim Basket Putri PON Bali suatu saat ini.

Mungkin saja bisa jadi tumpuan di PON XXII 2028, NTB-NTT. Bahkan bisa menembus Timnas Basket Putri Indonesia jika penampilannya terus konsisten. Apalagi sekarang ia masih berusia 13 tahun.

"Saya harap, harus dipertahankan prestasi ini dengan latihan seriys, disiplin, dan berproses menjadi lebih baik," tutupnya. ***

Editor: Tegar Putra Jaya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x