Giri Prasta Hadiri Upacara Ritual Segara Kerthi Menyambut 10th World Water Forum 2024, Langsung Sambut Jokowi

- 21 Mei 2024, 13:40 WIB
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri upacara ritual Segara Kerthi dalam acara Bali Nice World Water Forum 2024 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar Selatan, Sabtu (18/5)
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri upacara ritual Segara Kerthi dalam acara Bali Nice World Water Forum 2024 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar Selatan, Sabtu (18/5) /Prokompim Badung

DENPASARUPDATE.COM - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri upacara ritual Segara Kerthi dalam acara Bali Nice World Water Forum 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bali, pada Sabtu (18/5), di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar Selatan.

Acara ini merupakan rangkaian dari acara World Water Forum (WWF) Ke-10 yang dilaksanakan di Bali.

Acara ini juga mengangkat tema "Merawat Air Melindungi Sarwa Prani" yang bertujuan menjaga air khususnya dan segala isinya.

Karena air dan laut habitat terbesar segala jenis satwa yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai sumber kehidupan dan penghidupan. Selain itu juga mendoakan agar acara WWF tahun ini berjalan lancar dan sukses.

Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dalam pengantarnya menyampaikan, suatu kehormatan dan kebanggan bagi Pemerintah Provinsi Bali karena dipilih menjadi tuan rumah WWF tahun ini.

Ia juga berterima kasih dan mengucapkan selamat datang di Bali bagi para Delegasi peserta WWF.

"Semoga taksu pulau Bali dapat menjadi spirit positif untuk kelancaran dan suksesnya pelaksanaan WWF Ke-10, serta memberikan kenangan manis bagi para peserta delegasi," katanya.

Pada kesempatan itu, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutan menyampaikan, diawalinya gelaran WWF tahun 2024 dengan upacara Segara Kerthi merupakan hal yang sangat bagus agar para peserta Delegasi mengerti bagaimana budaya Bali dalam menjaga lingkungannya, dengan banyaknya tudingan bahwa Pemerintah Indonesia tidak peduli dengan lingkungannya, melalui upacara ini membuktikan bahwa pemerintah bukan hanya bicara saja tapi juga ada bukti nyata.

"Bahwa kami peduli dengan lingkungan, peduli dengan perubahan iklim yang terjadi, kami menghormati alam semesta beserta isinya," ujarnya.

Halaman:

Editor: Tegar Putra Jaya


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah