Cegah Polemik, Gedung MDA Provinsi Bali Tidak Didanai APBD

- 15 September 2020, 13:32 WIB
Ketua MDA Provinsi Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet (empat dari kiri) foto bersama para Ketua FKUB di gedung MDA Provinsi Bali /KARTIKA MAHAYADNYA/DENPASAR UPDATE

 

DENPASARUPDATE.COM – Pembangunan Gedung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali di Renon Denpasar sempat menuai polemik publik. Menyikapi hal itu, Bandesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet dalam suasana menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan ini mengajak semua krama Desa Adat di seluruh Bali untuk sungguh-sungguh bersyukur dan berterimakasih atas perhatian Pemprov Bali, Pemerintah Daerah se- Bali dan DPRD yang telah menguatkan peran dan fungsi Desa Adat dan Majelis Desa Adat.

“Wujud nyata pembangunan Gedung MDA Bali dan se-Bali ini sangat baik yang belum pernah terjadi ada perhatian yang sebaik dan sekuat ini sebelumnya,” puji Putra Sukahet, dalam siaran pers nya Selasa siang, 15 September 2020.

Disebutkan Sukahet, pembangunan Gedung MDA ini berdasar Perda No. 4 Tahun 2019, tentang Desa Adat di Bali yang isinya menjadikan Kedudukan, Status, peran dan fungsi Desa Adat menjadi kuat dan lebih nyata bagi kemaslahatan umat, khususnya umat Hindu di Bali.

Baca Juga: Merangkai dan Memasang Penjor Jelang Hari Raya Galungan

Dikatakan, bantuan kepada Desa Adat sejauh ini terus meningkat. “Bantuan dana langsung ditransfer ke rekening Desa Adat , tidak lagi melalui rekening Desa Dinas,” katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi pembentukan Dinas Khusus di Provinsi Bali yaitu Dinas Pemajuan Masyarakat Adat ( Dinas PMA) yang khusus mengurus, mefasilitasi dan melayani, semua kebutuhan Desa Desa Adat yang jumlahnya 1.493 Desa Adat.

Langkah MDA lanjutnya juga semakin nyata terutama dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 yang berbasis Desa Adat, yang sudah mendapat apresiasi dari berbagai pihak, bahkan dari  Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Penularan Covid-19 Melonjak, Ruang Publik Denpasar Kembali Ditutup

Halaman:

Editor: I Gusti Ngurah Kartika Mahayadnya

Sumber: DENPASARUPDATE


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X