Tata Cara Pelaksanaan Siwaratri, Umat Hindu Wajib Paham

- 20 Januari 2023, 19:42 WIB
Twibbon Silaratri
Twibbon Silaratri /twibbon

DENPASARUPDATE.COM - Pelaksanaan Siwaratri yang jatuh pada hari ini, Jumat, 20 Januari 2023, merupakan hari yang penting bagi umat Hindu.
 
Siwaratri merupakan hari suci untuk melaksanakan pemujaan kepada Hyang Wida Wasa dimana dalam bentuk jelmaan sebagai Siwa.
 
Nama lain Siwaratri juga disebut sebagai hari suci pajagaran. Jatuh pada hari Catur Dasi Krsna paksa bulan Magha (panglong ping 14 sasih Kapitu).
 
Saat hari Siwaratri tiba, umat Hindu melakukan kegiatan yang mengarah kepada proses penyucian diri.
 
Proses tersebut dilakukan dengan pelaksanaan brata berupa upawasamonabrata, dan jagra.
 
Berikut tata cara pelaksanaan Siwaratri yang dilansir dari berbagai sumber literasi terkait agama Hindu.
 
1. Bagi Sang Sadhaka sesuai dengan dharmaning kawikon.
 
 
2. Untuk Walaka, didahului dengan melaksanakan sucilaksana pada pagi hari panglong ping 14 Kapitu. Upacara dimulai pada hari menjelang malam dengan urutan sebagai berikut.
 
Maprayascita sebagai pembersihan pikiran dan batin.
Ngaturang banten pajati di Sanggar Surya disertai persembahyangan ke hadapan Sang Hyang Surya, mohon kesaksianNya.
- Sembahyang ke hadapan leluhur yang telah sidha dewata mohon bantuan dan tuntunanNya.
Ngaturan banten pajati ke hadapan Sang Hyang Siwa. Banten ditempatkan pada Sanggar Tutuan atau Palinggih Padma atau dapat pula pada Piasan di Pamerajan atau Sanggah. Kalau semuanya tidak ada, dapat pula diletakkan pada suatu tempat di halaman terbukayang dipandang wajar serta diikuti sembahyang yang ditujukan kepada Sang Hyang Siwa dan Dewa Samodaya.
 
Setelah sembahyang dilanjutkan dengan nunas tirta pakuluh. Terakhir adalah masegeh di bawah di hadapan Sanggar Surya.
 
Rangkaian upacara Sawitri ditutup dengan melaksanakan dana punia.
 
Upacara berlangsung dari pagi hari sampai dengan besok paginya. Setelah itu sampai malam (12jam) sudah bisa makan nasi putih berisi garam dan minum air putih.
 
Jagra yang dimulai sejak pagi berakhir sampai besok harinya di pukul 18:30 (36jam).
 
Persembahyangan ngaturan banten pajati dilakukan sebanyak 3 kali, yakni pada hari menjelang malam panglong ping 14 sasih Kapitu, pada tengah malam, dan besoknya menjelang pagi.
 
Demikian ulasan tata cara perayaan hari suci Siwaratri bagi umat Hindu. Semoga bermanfaat.***

Editor: I Gusti Ngurah Kartika Mahayadnya

Sumber: Berbagai Sumber


Tags


Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x